MOCH ARIEL RIZLA FERNANDA
XII MANLOG 1
Seiring dengan berkembangnya teknologi dan informasi di era sekarang ini, kita dapat merasakan betapa derasnya arus informasi yang beredar di tengah-tengah masyarakat. Semua itu terjadi karena kemudahan dan fasilitas yang disuguhkan teknologi untuk membantu manusia. Kemudahan yang disuguhkan oleh teknologi ini ibarat dua sisi mata uang yang memiliki dampak positif dan juga dampak negatif. Untuk itu, kita harus dapat memilah dan memilih mana yang positif dan mana yang negatif. Hal yang baik harus kita maksimalkan dan hal yang negatif harus kita minimalkan, atau bahkan kita hilangkan.
Saat ini, para remaja sudah terbiasa dengan adanya “Media Sosial”. Media sosial adalah media yang berupa situs atau aplikasi yang melibatkan teknologi informasi berbasis internet, seperti Facebook, Twitter, Instagram. Media sosial juga bisa dengan cepat membuat orang memperoleh berita dan informasi dan masih banyak manfaat yang bisa di peroleh dari media sosial. Misalnya, bisa menambah teman, sahabat, dekat maupun jauh dan berkomunikasi dengan mereka walaupn tidak bertatap muka.
Banyak orang yang memanfaat kan Media sosial sebagai sumber berwirausaha dan juga dapat digunakan sebagai sarana belajar. Media sosial juga dapat digunakan untuk menyalurkan hobi secara kreatif sebagai hiburan seperti bermain game online, membuat konten melalui Tiktok atau Youtube atau hanya sekedar melihat-lihat foto dan video.
Pengguna Media sosial dapat melakukan komunikasi satu sama lain melalui fitur yang tersedia seperti mengirim pesan teks (chatting), berkomentar pada kolom yang tersedia, berbagi informasi, file, foto atau video dan komunikasi dengan panggilan telepon atau video.
Media sosial juga dapat digunakan untuk membantu proses pembelajaran disekolah di era modern ini, seperti belajar secara daring/online,mengerjakan tugas sekolah, berkomunikasi, berbagi materi pelaran. Media sosial di manfaatkan sebagai media komukasi yang relative murah dan efisien seperti berkomukasi lewat chat, telepon, dan video call tentu lebih mudah dan efisien dibandingkan dengan bertemu langsung.
Namun, dibalik manfaat Media sosial itu sendiri banyak dampak negative dari Media sosial yaitu secara sengaja dan tidak sengaja orang melihat konten yang tidak senonoh atau bisa di sebut juga pornografi atau iklan bernuansa pornografi, terlupakan nya bahasa formal, mengurangi nya kebersamaan keluarga saat sedang berkumpul bersama dan juga banyak remaja yang telah menyalahgunakan Media sosial.
Kaum remaja kerap membawa emosi atas berita yang disebarkan melalui media sosial dan mudah menyimpulkan berita tanpa tau kebenarannya. Banyak sekali dampak negatif yang sangat merugikan yang membuat terjadinya perudungan/konflik di masyarakat akibat seseorang yang menyebar luaskan berita tidak benar/palsu (hoaks) mengenai orang lain.
Media sosial dapat menimbulkan kecanduan seperti bermain game online, yang mengakibatkan tumbuh sifat menutup diri pada kehidupan sekitar dan dapat mengurangi kinerja belajar dan waktu belajar yang jadi kewajiban utama remaja sebagai pelajar karena terlalu asyik menggunakan media sosial.
Penggunaan media sosial yang berlebihan saat ini, juga memiliki dampak negatif bagi kualitas ibadah puasa kita. Hal ini jika kita terlena dengan pemanfaatan media digital yang tidak terkendali. Seperti ketika kita menghabiskan waktu hanya untuk berselancar di dunia maya dan bermalas-malasan dengan gadget kita. Kemudahan dalam mengakses dan kurang waspadanya kita dalam memilih berbagai konten media sosial, juga semakin memberi peluang kepada kita untuk melakukan hal-hal yang dilarang agama, seperti ghibah (menggunjing) dan tajassus (mencari-cari kesalahan orang lain). Jika dahulu keduanya dilakukan dengan lisan, maka saat ini dengan tulisan di media sosial yang berdampak luar biasa.
Banyak hal yang harus dihindari dalam penggunaan media sosial, seperti curhat akan permasalahan pribadi, jangan bersikap terlalu ekstrem dalam menanggapi apapun, menghindari memberi komentar yang mencela atau mengejek orang lain, periksa kembali berita dan smber berita untuk menyaring kebenaran dan menghindari hoaks sebelu di sebar luaskan, biasakan untuk memilah foto atau video yang akan di unggah di sosial media, selalu menjaga identitas dan keamanan akun pribadimu.
Gunakanlah Media sosial dengan bijak untuk semua hal yang dirasakan positif dan bermanfaat. Perhatikan etika menggunakan Media sosial yang baik. Selain itu, selalu berhati-hati ketika akan melakukan transaksi atau belanja secara online dwngan berdasarkan iklan dan penawaran barang lewat Media sosial. Harus selalu di ingat bahwa apa yang telat di posting secara online sulit untuk di hapus kembali. Internet akan menyimpan semua jejak maya penggunanya.
Hindari pula bercanda menggunakan kata-kata yang jorok, kasar bahkan menyinggung orang lain. Meskipun hanya bercanda, namun kata-kata Anda tidak nyaman dibaca dan kemungkinan menyakiti perasaan orang lain.
Gunakan tata bahasa yang sopan. Kata-kata Anda menunjukkan jati diri Anda sesungguhnya dan menentukan bagaimana Anda ingin diperlakukan orang lain.
Sebagai sebuah budaya baru, hadirnya media sosial ibarat pedang bermata dua. Di satu sisi menimbulkan manfaat positif luar biasa, namun di sisi lain low-taste content yang membanjir melalui internet dapat menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat.
Komunikasi di era digital sekarang, prosesnya cepat dan mudah, jadi sebagai pengguna kita harus bijak bermedia sosial, jangan sampai menyebabkan pengaruh buruk terhadap pribadi kita hingga organisasi.
Jadi kesimpulannya, bermanfaat atau tidaknya media sosial sangat tergantung dengan cara kita menggunakannya. Gunakan dengan bijak, maka hal-hal baik pun akan Anda dapatkan dari penggunaan media sosial. Sebaliknya jika Anda menggunakan dengan sembarangan dan tak bertanggungjawab, Anda pun dapat dirugikan dan dituntut karena apa yang Anda lakukan.
Komentar
Posting Komentar